Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Aku Ingin

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Sementara Kita Saling Berbisik

Sementara kita saling berbisik Untuk tinggal lebih lama lagi pda debu, cinta yang tinggal berupa bunga kertas dan lintasan angka-angka ketika kita saling berbisik di luar semakin sengit malam hari memadamkan bekas-bekas telapak kaki, menyekap sisa-sisa unggun api sebelum fajar. Ada yang masih bersikeras abadi

Pada Suatu Hari Nanti

Pada suatu hari nanti, jasadku tak akan ada lagi, tapi dalam bait-bait sajak ini, kau tak akan kurelakan sendiri. Pada suatu hari nanti, suaraku tak terdengar lagi, tapi di antara larik-larik sajak ini. Kau akan tetap kusiasati, pada suatu hari nanti, impianku pun tak dikenal lagi, namun di sela-sela huruf sajak ini, kau tak akan letih-letihnya kucari. Sapardi Djoko Damono

Janji

Tak Selalu tertepati, Tetapi selalu menjadi harapan bagi yang diberi, Terkadang terlupakan, Karena hal lain yang diutamakan, Atau malah menjadi bumerang, karena bercecar tanpa perhitungan matang, Beban, Bagi semua yang kau hadapkan,

Titik

Membaca Tak selamanya mudah, Seperti ketika membaca yang kau simpan dibalik senyum wajah, Terkadang seperti titik, Nyatanya menjeda tetatpi terlalu panjang untuk ditilik,

Akhir Saja

Katamu begitu saja Mungkin tahumu cuma saja Padahal yang kurasa tak cuma saja Sudahlah, Kita akhiri saja

Singgasana Raja

Kubawa duka bersama nestapa Melihat Raja dipagi buta Memilih singgasana baru entah untuk apa 20 Januari 2022